Dr. Imam Hidayat, S.H., M.H. (Ketua DPN PERADI): Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026, Tekankan Peran Organisasi Advokat Dukung Pendidikan Bermutu dan Berdaya Saing Global

Terkini 02 May 2026 13:42 5 min read 6 views By DPN PERADI
Dr. Imam Hidayat, S.H., M.H. (Ketua DPN PERADI): Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026, Tekankan Peran Organisasi Advokat Dukung Pendidikan Bermutu dan Berdaya Saing Global
Pendidikan Berkualitas Kunci Penegakan Hukum dan Kemajuan Peradaban Bangsa

JAKARTA, 2 MEI 2026 – Hari ini segenap elemen bangsa Indonesia secara serentak memperingati Hari Pendidikan Nasional. Dalam momentum yang bernilai strategis dan sarat makna filosofis ini, Dr. Imam Hidayat, S.H., M.H. selaku Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI)—lembaga profesi hukum yang memiliki legitimasi dan otoritas tertinggi serta terbesar di tanah air—menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan pendidikan, tenaga pendidik, peserta didik, serta seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Ucapan ini disampaikan sejalan dengan tema induk peringatan tahun ini, yaitu “Partisipasi Semesta: Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, yang mengandung makna imperatif agar seluruh komponen bangsa, termasuk organisasi profesi, terlibat secara partisipatif dan berkelanjutan dalam memajukan sistem pendidikan nasional.

 

Dalam kesempatan tersebut, terlihat kebersamaan jajaran pengurus DPN PERADI yang dipimpin langsung oleh Dr. Imam Hidayat tergabung dalam satu bingkai foto, merefleksikan solidaritas organisasi dan dukungan komprehensif terhadap pengembangan tata kelola pendidikan di tanah air. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa peringatan hari ini bukan sekadar seremoni rutin semata, melainkan menjadi momen reflektif dan penegasan kembali komitmen kolektif untuk menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional, yang memiliki keterkaitan korelatif dan kausalitas yang kuat dengan peran serta tanggung jawab organisasi profesi yang dipimpinnya.

 

Hubungan Erat Antara Pendidikan dan Eksistensi Organisasi Advokat

 

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026 untuk seluruh rakyat Indonesia! Hari ini adalah momen krusial, di mana kita meneguhkan kembali apresiasi terhadap fungsi strategis pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan karakter dan peradaban bangsa. Penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada para pendidik yang telah berdedikasi tinggi, bekerja dengan penuh ketulusan dan kesabaran dalam membentuk integritas serta kapasitas intelektual generasi penerus bangsa. Kepada para peserta didik, teruslah mengemban amanat ilmu pengetahuan, karena pendidikan merupakan modalitas paling fundamental dan strategis untuk membangun masa depan yang berkelanjutan,” ujar Dr. Imam Hidayat dalam pernyataannya.

 

Sebagai pemimpin organisasi yang menaungi ribuan tenaga profesional hukum di seluruh pelosok negeri, Dr. Imam Hidayat menekankan adanya keterkaitan intrinsik dan sinergis antara dunia pendidikan dengan mandat serta fungsi PERADI sebagai lembaga profesi. Menurutnya, sistem pendidikan yang berkualitas merupakan prasyarat mutlak bagi terbentuknya sumber daya manusia yang berwawasan luas, berkarakter kokoh, dan memiliki kesadaran hukum yang memadai—sebuah elemen esensial yang menjadi landasan utama bagi penegakan supremasi hukum dan kepastian hukum di Indonesia. Sebaliknya, eksistensi dan kontribusi organisasi profesi advokat juga turut menentukan kualitas tatanan pendidikan nasional, khususnya dalam aspek diseminasi pengetahuan hukum dan internalisasi nilai-nilai keadilan secara struktural dan berjenjang sejak usia dini.

 

“Bagi PERADI, pengembangan pendidikan bukan hanya ranah tanggung jawab lembaga pendidikan formal semata, melainkan juga merupakan bagian integral dari mandat konstitusional kami sebagai organisasi profesi yang mengemban tugas menjaga dan menegakkan nilai-nilai hukum di negeri ini. Profesi advokat merupakan salah satu elemen strategis bangsa yang memiliki kewajiban moral dan yuridis untuk turut serta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Tanpa adanya masyarakat yang memiliki literasi hukum dan kesadaran hukum yang memadai, sangat sulit bagi kita untuk mewujudkan cita-cita luhur negara hukum Indonesia, yaitu terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, kemajuan sistem pendidikan nasional merupakan indikator kemajuan kita bersama, termasuk bagi seluruh anggota dan pengurus PERADI di seluruh wilayah yurisdiksi negara ini,” tegasnya dengan nada penuh keyakinan akademis.

 

Tantangan Pendidikan di Era Disrupsi Digital dan Pentingnya Pelestarian Nilai Luhur

 

Ia menambahkan, “Pendidikan yang bermutu dan relevan adalah kunci determinan dalam membuka akses menuju kemajuan peradaban. Tanpa sistem pendidikan yang kokoh, terintegrasi, dan merata secara akses maupun kualitas, mustahil bagi kita untuk mewujudkan cita-cita besar bangsa sebagai negara yang maju, demokratis, dan sejahtera. Pendidikan juga menjadi prasyarat mutlak untuk menciptakan masyarakat yang kritis, analitis, dan mampu beradaptasi sekaligus berkompetisi di kancah internasional—sesuai dengan visi strategis kita menuju Indonesia Cerdas, Berdaya Saing Global.”

 

Di tengah dinamika kemajuan teknologi dan transformasi sosial yang berlangsung sangat cepat dalam era disrupsi saat ini, Dr. Imam Hidayat mengingatkan agar penyelenggaraan pendidikan terus berinovasi dan melakukan penyesuaian paradigma sejalan dengan perkembangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip dasar, nilai-nilai luhur kebangsaan, etika akademik, serta norma moral yang berlaku di masyarakat. Hal ini juga menjadi prinsip fundamental yang dipegang teguh oleh PERADI dalam merumuskan kebijakan dan melaksanakan berbagai program kerja serta pelatihan berkelanjutan bagi anggotanya, agar profesi advokat Indonesia tidak hanya memiliki kompetensi teknis hukum yang andal, tetapi juga memiliki integritas profesional dan daya saing yang unggul di tingkat nasional maupun internasional.

 

Komitmen Konkret PERADI dalam Pengembangan Pendidikan Nasional

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa PERADI di bawah kepemimpinannya senantiasa meneguhkan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata dan terukur bagi kemajuan dunia pendidikan nasional. Berbagai program strategis telah dan akan terus diimplementasikan secara terencana dan sistematis, mulai dari penyuluhan hukum dan literasi hukum di lingkungan pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, penyelenggaraan pelatihan serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia, partisipasi aktif dalam penyusunan kurikulum hukum nasional, hingga pemberian dukungan akses pendidikan yang lebih inklusif bagi kelompok masyarakat kurang mampu. Langkah-langkah operasional ini merupakan wujud implementatif dari amanat Undang-Undang Dasar 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus memperkuat posisi strategis organisasi profesi dalam pembangunan nasional yang komprehensif.

 

Menutup penyampaian ucapannya, Dr. Imam Hidayat kembali mengajak seluruh komponen bangsa, termasuk segenap keluarga besar PERADI di seluruh Indonesia, untuk mempererat sinergi dan kolaborasi strategis demi memajukan sistem pendidikan nasional ke arah yang lebih unggul dan berkeadilan. Ia berharap agar peringatan hari ini menjadi momentum transformatif yang mampu menggerakkan semangat kolektif seluruh pemangku kepentingan untuk berkontribusi secara maksimal demi terciptanya sistem pendidikan yang demokratis, adil, merata, dan berkualitas tinggi.

 

“Mari kita jadikan hari ini sebagai titik tolak untuk meningkatkan kontribusi dan peran aktif kita bagi kemajuan dunia pendidikan nasional. Seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi profesi seperti PERADI, harus bekerja secara sinergis dan komplementer. Setiap langkah strategis yang kita ambil merupakan investasi strategis dan berjangka panjang bagi keberlangsungan masa depan bangsa. Bersama, kita wujudkan Indonesia yang cerdas, beradab, dan memiliki keunggulan kompetitif di mata dunia. Sekali lagi, Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026!” pungkas Dr. Imam Hidayat dengan nada tegas namun penuh harapan.

 

(Redaksi)

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp