H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si., Waketum DPN PERADI: TNI AU Garda Terdepan Kedaulatan Udara
PERADI NEWS BANDUNG – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang diperingati setiap 9 April, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PERADI Pusat, H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si., melakukan kunjungan kehormatan.
Dalam kesempatan tersebut, Yovie bertemu langsung dengan Komandan Lanud Husein Sastranegara, Marsekal Pertama TNI M. D. Irman, S.T., M.Tr.(Han), untuk menyampaikan ucapan selamat serta mempererat tali silaturahmi antar instansi.
Penghormatan bagi Pengawal Langit Nusantara
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Yovie menegaskan bahwa TNI AU memiliki posisi yang sangat vital sebagai benteng pertahanan negara. Institusi ini dinilai tidak hanya tangguh secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan integritas dalam setiap pengabdiannya.
“Kami dari kalangan advokat memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI AU yang telah mengabdikan diri menjaga langit Nusantara,” ujar Yovie dengan penuh hormat.
Sinergi Pertahanan dan Hukum untuk Stabilitas Bangsa
Tokoh hukum ini juga menyoroti pentingnya keharmonisan antara kekuatan pertahanan dan supremasi hukum. Menurutnya, kedua pilar ini harus berjalan beriringan demi menjaga stabilitas nasional dan kedaulatan negara dari berbagai tantangan zaman.
Kolaborasi yang erat antara institusi militer dan penegak hukum menjadi kunci utama dalam mewujudkan rasa aman dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Kita harus terus bangun sinergi yang kuat, karena kekuatan pertahanan dan kepastian hukum adalah dua sisi yang tidak bisa dipisahkan demi kemajuan bangsa,” tambahnya.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Gemilang
Di akhir pertemuan, Yovie Megananda Santosa berharap agar TNI AU senantiasa menjadi kekuatan yang tangguh, modern, dan selalu dicintai oleh rakyat.
“Selamat Dirgahayu TNI Angkatan Udara. Jayalah selalu sebagai penjaga langit Indonesia yang abadi,” pungkasnya.
(Redaksi)